Ratusan tenaga honorer K2 Kabupaten Magelang bertolak ke Jakarta untuk menemui presiden Jokowi, Rabu (14/1/2015) sore.MAGELANG, KOMPAS.com - Perjuangan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditempuh oleh ratusan tenaga honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Magelang. Mereka bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Magelang, Nunik Nugrahaningsih, mengungkapkan, ada 114 orang tenaga honorer K2 yang berangkat ke Ibu Kota pada Rabu (14/1/2014) sore. Sebagian besar merupakan tenaga pendidik. Mereka berangkat menggunakan dua bus pariwisata dan satu mobil fasilitas DPRD Kabupaten Magelang.
“Kami ingin bertemu presiden. Kami akan memperjuangkan nasib kami yang tidak jelas selama puluhan tahun," kata Nunik.
Nunik menyebutkan, ada sekitar 629 tenaga honorer lintas dinas di Kabupaten Magelang. Mereka telah bekerja selama 10 hingga 20 tahun, namun belum pernah mengalami pengangkatan sebagai PNS.
"Untuk itu, kami ingin status tenaga honorer masuk dalan CPNS," tandas Nunik yang sudah mengabdi menjadi tenaga administrasi honorer selama 22 tahun 8 bulan itu.
Nunik memaparkan, pada pemerintahan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menjanjikan tambahan kuota untuk honorer K2 Jawa Bali sebesar 40.000. Akan tetapi, hingga pemerintahan berganti, kebijakan tersebut tidak kunjung terwujud.
“Sesuai PP 56 tahun 2012, kami seharusnya jadi PNS. Maka, kami datang ke Jakarta dan ini merupakan gerakan nasional,” ujar tenaga administrasi di SMP 1 Kajoran Kabupaten Magelang itu.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang, Mushowir, menjelaskan, pihaknya mendukung langkah para tenaga honorer K2 itu untuk memperjuangkan nasib mereka bertemu presiden Jokowi di Jakarta .
“Sejauh ini kita mendukung langkah mereka agar mendapat perhatian dari pemerintah terkait kejelasan status mereka,” ujar Mushowir.




0 komentar:
Posting Komentar